Windows 11 sudah beberapa tahun beredar sejak dirilis pertama kali pada November 2021, dan kini sudah memasuki versi 25H2 dengan pembaruan tahunan 26H2 yang diperkirakan meluncur pada akhir 2026. Perlu Anda ketahui juga, dukungan resmi untuk Windows 10 sudah berakhir pada 14 Oktober 2025 — sehingga bagi pengguna Windows 10 yang belum pindah, memenuhi persyaratan sistem minimum Windows 11 kini jadi lebih mendesak daripada sekadar opsional.
Sekarang Anda mungkin bertanya-tanya: apa saja persyaratan sistem untuk Windows 11, dan apakah PC Anda saat ini dapat menjalankannya?
Catatan: Artikel ini menjelaskan persyaratan sistem minimum untuk menjalankan Windows 11 di PC. Persyaratan minimum dirancang untuk memberikan pengalaman komputasi yang baik di berbagai perangkat, sekarang dan di masa depan. Fitur khusus, aplikasi, atau perangkat keras tambahan yang Anda pasang di PC mungkin membutuhkan spesifikasi yang melebihi persyaratan minimum ini. Untuk detail resmi dan terbaru, lihat halaman spesifikasi Windows 11 dan dokumentasi persyaratan Windows 11 di Microsoft Learn.
Sebagai gambaran, spek yang memadai — terutama RAM dan NPU — juga menentukan apakah perangkat Anda bisa menjalankan fitur AI Microsoft Photos seperti Relight, yang khusus untuk Copilot+ PC.
Windows 11 dirancang untuk membawa Anda lebih dekat dengan apa yang Anda sukai, pada saat PC memainkan peran yang lebih sentral dalam cara kita terhubung, berkreasi, dan bermain. Microsoft menetapkan persyaratan sistem minimum berdasarkan tiga prinsip utama:
- Reliability (keandalan)
- Security (keamanan)
- Compatibility (kesesuaian)
Persyaratan Minimum Windows 11 dan PC Anda
Berikut persyaratan sistem minimum yang harus terpenuhi (PC/laptop), berdasarkan daftar resmi Microsoft:
- Prosesor/CPU: 1 GHz atau lebih cepat dengan 2 core atau lebih pada prosesor 64-bit yang kompatibel atau System on a Chip (SoC). Kecepatan clock dan jumlah inti ini melekat pada desain prosesor saat produksi dan tidak bisa Anda upgrade terpisah.
- RAM: 4 GB atau lebih. Namun untuk pengalaman yang nyaman — apalagi jika Anda ingin memakai fitur AI seperti pencarian foto berbasis AI atau multitasking berat — RAM 8-16 GB lebih kami sarankan.
- Kartu grafis: Kompatibel dengan DirectX 12 atau lebih baru dengan driver WDDM 2.0.
- Tampilan: Definisi tinggi (720p), lebih besar dari 9 inci, 8 bit per saluran warna.
- Penyimpanan: 64 GB atau lebih. Ini angka minimum instalasi — dalam praktiknya, pembaruan fitur dan aplikasi akan cepat menghabiskan ruang, jadi 256 GB SSD ke atas jauh lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
- Firmware sistem: UEFI (versi modern dari BIOS) dan mampu Secure Boot.
- TPM: Trusted Platform Module (TPM) versi 2.0 — Microsoft menyebut syarat ini “non-negotiable” untuk alasan keamanan seperti enkripsi dan verifikasi integritas sistem.
- Membutuhkan koneksi internet dan akun Microsoft untuk menyelesaikan penyiapan perangkat pada penggunaan pertama (OOBE), khususnya di edisi Home.
- Versi Windows untuk Upgrade: Perangkat harus menjalankan Windows 10 versi 2004 atau lebih baru untuk upgrade lewat Windows Update.
Catatan penting untuk Windows 11 versi 24H2 ke atas: selain daftar di atas, prosesor Anda juga harus mendukung instruksi SSE4.2 dan POPCNT. Tanpa dukungan instruksi ini, perangkat berisiko tidak bisa boot sama sekali meski spesifikasi lain terpenuhi — ini sering luput dari pengecekan manual dan lebih akurat terdeteksi lewat PC Health Check.
Prosesor berikut kompatibel dengan Windows 11:
Baca juga: Daftar lengkap PC/Laptop yang bisa Windows 11
Syarat Tambahan untuk Copilot+ PC
Selain persyaratan minimum standar, ada kategori perangkat yang disebut Copilot+ PC — laptop/PC dengan chip khusus AI yang dibutuhkan untuk fitur seperti Relight di Microsoft Photos, Recall, dan Windows Studio Effects. Standar Windows 11 biasa tidak otomatis memenuhi kategori ini. Berdasarkan spesifikasi resmi Microsoft, syarat minimum Copilot+ PC meliputi:
- NPU (Neural Processing Unit) dengan kemampuan minimal 40 TOPS (trillion operations per second) untuk memproses beban kerja AI secara on-device.
- RAM 16 GB atau lebih.
- Penyimpanan SSD/UFS 256 GB atau lebih besar.
- Keluarga prosesor tertentu: AMD Ryzen AI 300/400 series, Intel Core Ultra seri 200V/300V, atau Qualcomm Snapdragon X series.
Jika PC Windows 11 Anda tidak masuk kategori ini, aplikasi seperti Microsoft Photos tetap bisa Anda pakai secara normal — hanya saja fitur AI yang bergantung pada NPU (misalnya Relight) tidak akan muncul di menu edit.
Persyaratan Minimum Windows 11, Perangkat Keras Tambahan
Anda mungkin membutuhkan perangkat keras tambahan untuk fitur khusus berikut:
- HDR Otomatis memerlukan monitor HDR.
- BitLocker to Go memerlukan USB flash drive (tersedia di edisi Pro ke atas).
- Client Hyper-V memerlukan prosesor dengan kemampuan Second Level Address Translation (SLAT) (edisi Pro ke atas).
- Cortana membutuhkan mikrofon dan speaker (fitur ini sendiri sudah banyak tergantikan oleh Copilot di rilis terbaru).
- DirectStorage membutuhkan NVMe SSD 1 TB atau lebih besar dengan driver “Standard NVM Express Controller” dan GPU DirectX 12 Ultimate.
- Tata letak snap tiga kolom memerlukan layar dengan lebar efektif 1920 piksel atau lebih.
- Microsoft Teams membutuhkan kamera, mikrofon, dan speaker.
- Touch membutuhkan layar yang mendukung multi-touch.
- Autentikasi dua faktor memerlukan PIN, biometrik (sidik jari/kamera inframerah), atau ponsel berkemampuan Wi-Fi/Bluetooth.
- Wi-Fi 6E memerlukan perangkat keras WLAN dan AP/router yang mendukung Wi-Fi 6E.
- Proyeksi Windows memerlukan adaptor tampilan WDDM 2.0 dan adaptor Wi-Fi yang mendukung Wi-Fi Direct.
Jika Anda masih menjalankan Windows 10 dan ingin tahu apakah perangkat memenuhi syarat, cek panduan spesifikasi komputer untuk Windows 11 di IntUteKno, atau gunakan aplikasi PC Health Check resmi dari Microsoft.
Jika Anda belum yakin akan menginstal Windows 11, pertimbangkan mencobanya lebih dulu di mesin virtual.
Menilai Kelayakan Upgrade
Untuk mengetahui apakah PC Anda memenuhi syarat, Microsoft menyediakan aplikasi PC Health Check. Selain pemeriksaan diagnostik dasar, aplikasi ini kini juga memberi alasan kegagalan yang lebih spesifik (misalnya: “TPM tidak aktif” atau “Secure Boot dinonaktifkan”) dibanding versi-versi awal yang hanya menampilkan pesan generik “PC ini tidak bisa menjalankan Windows 11”.
Jika PC Anda berada di bawah pengawasan administrator TI (misalnya di kantor atau sekolah), tanyakan langsung kepada mereka soal kelayakan dan jadwal upgrade — beberapa organisasi sengaja menahan upgrade sampai siklus pembaruan tertentu.
Bagi yang PC-nya tidak memenuhi syarat dan belum siap ganti perangkat baru: karena dukungan resmi Windows 10 sudah berakhir 14 Oktober 2025, opsi yang tersisa adalah mendaftar Extended Security Updates (ESU) berbayar dari Microsoft, beralih ke Linux ringan, atau tetap menjalankan Windows 10 tanpa pembaruan keamanan — yang terakhir ini berisiko dari sisi keamanan dan sebaiknya Anda hindari untuk perangkat yang terhubung ke internet.
Baca juga: Solusi This PC Can’t Run Windows 11
FAQ Seputar Persyaratan Windows 11
Secara resmi tidak didukung. Ada beberapa workaround tidak resmi untuk melewati pengecekan ini saat instalasi bersih, tapi perangkat yang menjalankannya dianggap “unsupported” oleh Microsoft, tidak dijamin menerima seluruh pembaruan, dan berisiko dari sisi keamanan serta stabilitas jangka panjang.
Tidak. Copilot+ PC punya syarat tambahan di luar syarat minimum Windows 11 biasa, terutama NPU dengan kapasitas minimal 40 TOPS. PC Windows 11 standar tanpa NPU sekelas itu tidak akan mendapat fitur-fitur eksklusif Copilot+ seperti Relight atau Recall.
Secara teknis memenuhi syarat minimum instalasi, tapi untuk pemakaian harian yang nyaman — apalagi dengan banyak tab browser atau fitur AI aktif — 8 GB ke atas jauh lebih baik.
PC tetap bisa berjalan, tapi tidak lagi menerima pembaruan keamanan gratis dari Microsoft kecuali Anda mendaftar program Extended Security Updates (ESU) berbayar. Untuk keamanan jangka panjang, upgrade ke Windows 11 atau mengganti perangkat lebih kami sarankan.






