Kematian Space Zoom: Mengapa Gimmick 100x Ditinggalkan di 2026?

Samsung Galaxy S23 Ultra

Mei 2023, majalah Tech Advisor menobatkan Samsung Galaxy S23 Ultra sebagai salah satu ponsel terbaik yang bisa dibeli. Salah satu daya tarik utamanya: kamera 200MP dengan Space Zoom 100x — kemampuan memotret kawah di permukaan bulan dari pekarangan rumah, cukup dengan mengangkat ponsel dan menekan tombol zoom sampai mentok.

Tiga tahun kemudian, fitur itu nyaris hilang dari materi promosi Samsung. Bukan karena teknologinya dibuang, tapi karena industri akhirnya sadar: angka “100x” itu jualan kosong yang lebih banyak mendatangkan masalah ketimbang keunggulan.

Yang Ditulis Tech Advisor Tahun 2023

Dalam ulasan S23 Ultra, jurnalis Henry Burrell sudah menyiratkan kecurigaan itu sejak awal:

“The 10x lens can also do Samsung’s ‘space zoom’ which can go to 100x and is pretty much called that because you can get a grainy photo of the moon’s craters. Don’t get me wrong, the fact it can do it is amazing, the results themselves are not that.”

Bahkan di 2023, reviewer profesional pun sudah menyebutnya sebagai gimmick — fitur yang mengesankan secara konsep, tapi hasil fotonya sendiri jauh dari indah dipandang.

Skandal yang Meruntuhkan Kepercayaan: “Moongate”

Yang tidak dimuat di ulasan bulan Mei itu adalah skandal yang justru pecah dua bulan sebelumnya, Maret 2023 — kasus yang kemudian dijuluki netizen “Moongate”.

Seorang pengguna Reddit, u/ibreakphotos, melakukan eksperimen sederhana: memotret gambar bulan yang sengaja dibuat buram (resolusi rendah, blur, tanpa detail kawah), lalu menampilkannya di layar monitor dan memfotonya dari jarak dekat memakai Galaxy S23 Ultra dengan Space Zoom. Hasilnya, ponsel tetap menghasilkan foto bulan yang tajam dan penuh detail kawah — detail yang secara fisik tidak ada di gambar sumber yang difoto.

Temuan ini viral dan memicu tuduhan bahwa Samsung “menempelkan” tekstur bulan yang sudah tersimpan di sistem ke dalam foto pengguna. Samsung membantah keras. Dalam pernyataan resminya ke media, perusahaan menjelaskan bahwa yang terjadi adalah kombinasi:

  • Scene Optimizer — AI yang mengenali bulan sebagai objek utama
  • Multi-frame composition — menggabungkan banyak bingkai foto sekaligus
  • Detail Enhancement Engine — AI yang “memaksimalkan” detail berdasarkan pembelajaran dari jutaan foto bulan lain

Samsung bersikeras ini bukan “menempel gambar”, melainkan “peningkatan berbasis AI”. Tapi bagi banyak orang, perbedaan itu terasa semantik. Kontroversi yang sama sebenarnya sudah pernah muncul di 2021 saat Galaxy S21 Ultra meluncurkan fitur ini pertama kali — hanya saja kali ini bukti eksperimennya jauh lebih meyakinkan.

2026: Angka 100x Menghilang, Optical Zoom Justru Membaik

Inilah yang menarik. “Space zoom” tidak benar-benar mati sebagai istilah pemasaran — beberapa materi Samsung tahun 2026 masih menyebut “100x hybrid zoom” di lembar spesifikasi. Tapi posisinya sudah bergeser total: dari headline feature yang dipamerkan di panggung peluncuran, menjadi catatan kaki yang jarang disebut ulasan produk.

Yang justru naik pamor di 2026 adalah kebalikannya — kualitas optical zoom asli, bukan digital zoom yang dipoles AI:

Samsung Galaxy S26 Ultra (2026)

  • Prioritas berubah ke aperture lebih lebar: f/1.4 di lensa utama (naik dari f/1.7 di S23 Ultra), diklaim Samsung 47% lebih terang
  • Lensa periskop juga dibuat lebih terang: f/2.9 (naik dari f/3.4)
  • Fokus pemasaran bergeser ke performa cahaya rendah, bukan lagi jarak zoom ekstrem

Apple iPhone 17 Pro Max (2026)

  • Melompat dari optical zoom 5x ke 8x optical asli — bukan hybrid — berkat sensor tetraprism baru 48MP
  • DxOMark menobatkannya kamera ponsel terbaik 2026, dengan penekanan khusus pada kualitas optical bukan angka digital zoom

Tren industri secara umum

  • Istilah “megapixel war” yang mendominasi 2023 (200MP jadi standar flagship) sudah dianggap usai oleh banyak analis kamera di 2026
  • Fokus bergeser ke “optical-quality results over raw digital numbers” — konsumen makin sadar angka besar di atas kertas tidak menjamin foto bagus
  • Panduan kamera ponsel 2026 secara eksplisit memperingatkan: “a 50MP flagship can consistently outperform a 200MP mid-ranger in real-world shooting” — resolusi tinggi tanpa lensa dan pemrosesan yang baik itu percuma

Kenapa Ini Terjadi?

Ada tiga faktor yang membunuh hype Space Zoom:

  1. Krisis kepercayaan pasca-Moongate. Sekali konsumen sadar bahwa “zoom ekstrem” itu sebagian besar hasil karangan AI, klaim serupa dari kompetitor manapun langsung dicurigai. Reputasi jangka panjang lebih berharga daripada demo panggung yang viral sesaat.
  2. Foto 100x nyaris tak pernah dipakai orang. Data pemakaian nyata menunjukkan mayoritas pengguna berhenti di 3x–10x. Fitur zoom ekstrem lebih banyak jadi bahan demo di toko ketimbang dipakai harian.
  3. AI generatif membuat “enhancement” makin sensitif secara etika. Di era 2023–2026 di mana AI generatif (Midjourney, deepfake, dsb) membuat publik makin skeptis terhadap “gambar yang terlihat nyata tapi sebenarnya direka”, perusahaan kamera jadi lebih hati-hati mengklaim sesuatu sebagai “foto asli”.

Kesimpulan

Kisah Space Zoom adalah studi kasus menarik tentang bagaimana satu eksperimen viral di Reddit bisa mengubah arah pengembangan produk raksasa teknologi selama bertahun-tahun. Tiga tahun lalu, “bisa motret kawah bulan dari HP” adalah pencapaian yang dibanggakan di atas panggung. Hari ini, industri kamera ponsel malah berlomba menjelaskan seberapa sedikit campur tangan AI dalam foto zoom mereka — dan berlomba membuat lensa optical yang benar-benar bisa menangkap cahaya sebanyak mungkin, bukan sekadar mengarang detail yang tidak pernah tertangkap kamera.

Angka besar di brosur ternyata bukan segalanya. Kadang justru jadi bumerang.


Sumber: Tech Advisor Mei 2023, AppleInsider, PetaPixel, Amateur Photographer, TechRadar, GSMArena, Fstoppers, Home Screen, TrueScoop News (2026).

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post
Aplikasi iPhone Terbaik

11 Aplikasi iPhone Terbaik yang Wajib Diinstal di 2026

Related Posts