Registri Windows, Definisi dan Fungsinya

Tampilan registry editor untuk mengedit registri windows (windows registry)

Registri Windows, biasanya disebut sebagai registri saja, adalah kumpulan database pengaturan konfigurasi dalam sistem operasi Microsoft Windows. Istilah ini diterjemahkan dari bahasa Inggris “Windows Registry”.

Apa Fungsi Registri Windows?

Windows Registry berguna untuk menyimpan banyak informasi dan pengaturan untuk perangkat lunak, perangkat keras, preferensi pengguna, konfigurasi sistem operasi, dan banyak lagi. Misalnya, ketika sebuah program baru telah terpasang, serangkaian instruksi dan referensi file baru dapat ditambahkan ke dalam registri. Database tersebut mengandung informasi seperti letak file, opsi mana yang akan digunakan dalam program, dll. Dalam banyak hal, registri dapat kita anggap semacam DNA untuk sistem operasi Windows.

Catatan: Tidak semua aplikasi Windows memanfaatkan atau menggunakan Registry. Ada beberapa program yang menyimpan konfigurasi mereka dalam file XML alih-alih registri. Sementara software portabel sepenuhnya menyimpan data mereka dalam file yang dapat dieksekusi, tidak teregistrasi dalam sistem Windows itu sendiri.

Bagaimana Cara Mengakses Registry Windows?

Windows Registry diakses dan dikonfigurasikan menggunakan program Registry Editor (singkatnya regedit). Program ini merupakan sebuah utilitas pengeditan registri yang tertanam secara default pada setiap versi Microsoft Windows.

Anda dapat memanggil regedit dengan menjalankan perintah regedit dari Command Prompt atau dari kotak pencarian atau Run dari menu Start. Lihat Cara Membuka Registry Editor jika Anda memerlukan bantuan.

Registry Editor adalah wajah atau tampilan dari registri dan merupakan cara untuk melihat dan membuat perubahan padanya, tetapi bukan registri itu sendiri. Secara teknis, registri adalah nama kolektif untuk berbagai file database yang terletak dalam direktori instalasi Windows.

Bagaimana Cara Menggunakan Registry Windows?

Registri berisi nilai registri (dalam bahasa asalnya “value“, yang merupakan instruksi). Value berada dalam kunci registri (dalam bahasa asalnya “registry key” atau sebagai key saja, yakni folder yang berisi lebih banyak data. Semuanya terangkum dalam satu induk registri atau registry hive, yaitu folder “utama” yang mengkategorikan semua data dalam registri menggunakan subfolder. Membuat perubahan pada value dan key menggunakan Registri Editor akan mengubah konfigurasi yang dikendalikan oleh value tertentu.

Lihat Cara Menambahkan, Mengubah, Menghapus Key & Value Registry untuk panduan tentang cara mengedit Windows Registry.

Banyak hal yang bisa Anda capai dengan membuat perubahan pada registry, termasuk memecahkan masalah, atau mengubah perilaku program. Beberapa contoh:

  • Masuk Otomatis ke Windows
  • Mencegah Program Berjalan di Latar Belakang
  • Mengubah Product Key Windows
  • dll

Registry secara terus-menerus dirujuk oleh Windows dan program lain. Ketika Anda membuat perubahan padanya, maka perubahan juga berlaku pada area yang sesuai dalam registri. Tetapi kadang-kadang perubahan ini tidak terlihat sampai Anda menyalakan ulang (restart) komputer.

Mempertimbangkan betapa pentingnya Registry Windows, maka sangat penting untuk membuat cadangan sebelum Anda mengubahnya. Anda tidak memerlukan sotware lain untuk melakukan pencadangan (backup). Anda dapat membuat salinan registri dengan mudah langsung dari Registry Editor. File cadangan Registri Windows tersimpan sebagai file berekstensi REG.

Lihat Cara Mencadangkan Registri Windows sebagai panduan melakukan itu. Selain itu, untuk berjaga-jaga jika Anda membutuhkannya, inilah tutorial Cara Memulihkan Windows Registry, yang menjelaskan cara mengimpor file REG kembali ke Editor Registri.

Ketersediaan

Windows Registry dan program Microsoft Registry Editor tersedia pada hampir semua versi Microsoft Windows termasuk Windows 10, Windows 8, Windows 7, Windows Vista, Windows XP, Windows 2000, Windows NT, Windows 98, Windows 95, dan banyak lagi. Catatan: Meskipun registri tersedia pada hampir setiap versi Windows, ada beberapa perbedaan pada masing-masing versi meskipun sangat kecil. Windows Registry telah menggantikan autoexec.bat, config.sys, dan hampir semua file INI yang berisi informasi konfigurasi dalam MS-DOS dan dalam versi Windows yang sangat awal.

Di Mana Registri Windows Disimpan?

Mereka tersimpan dalam drive tempat mana OS Windows terpasang. Pada versi Windows yang lebih baru (seperti Windows XP hingga Windows 10), file registri SAM, SECURITY, SOFTWARE, SYSTEM, dan DEFAULT, semuanya tersimpan dalam folder %SystemRoot%\System32\Config. Umumnya system root adalah “C:\Windows”.

Versi Windows yang lebih lama menggunakan folder %WINDIR% untuk menyimpan data registri sebagai file DAT. Windows 3.11 hanya menggunakan satu file registri untuk seluruh Windows Registry, yang kita kenal sebagai REG.DAT. Sementara Windows 2000 menyimpan salinan cadangan dari key sistem HKEY_LOCAL_MACHINE yang dapat digunakan jika terjadi masalah dengan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Mode Normal, Definisi dan Penjelasan Singkat

Next Post

Cara Membuka Registry Editor (Regedit ) Windows

Related Posts